Upacara Apel Kehormatan dan Renungan Suci
Di bawah keheningan malam dan kesunyian yang mencekam, Pemerintah Kabupaten Klaten menggelar Upacara Apel Kehormatan dan Renungan Suci (AKRS) di Taman Makam Pahlawan (TMP) Ratna Bantala pada Minggu malam (16/08/2026) hingga dini hari 17 Agustus 2026. Kegiatan sakral ini dilaksanakan dalam rangka memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia sekaligus menyambut Detik-Detik Proklamasi Kemerdekaan RI.
Upacara ini dihadiri langsung oleh Bupati Klaten, Hamenang Wajar Ismoyo, S.I.Kom., bersama jajaran Forkopimda Kabupaten Klaten (Kapolresta Klaten, Dandim 0723/Klaten, Kepala Kejaksaan Negeri, dan Ketua DPRD), Komandan Dodiklatpur Rindam IV/Diponegoro, Plt. Sekretaris Daerah, Para Staf Ahli, Para Asisten, Kepala OPD, serta Para Kapolsek dan Danramil se-Kabupaten Klaten.

Bertindak sebagai Inspektur Upacara adalah Kapolresta Klaten, Kombes Ari Cahya Nugraha, S.H., S.I.K., M.Si. Adapun peserta upacara terdiri dari unsur gabungan yang meliputi 30 personel Kodim 0723/Klaten, 30 personel Dodiklatpur Rindam IV/Diponegoro, 25 personel Polres Klaten, 35 personel Saka Bhayangkara, 26 anggota Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK), unsur Saka Sosial, serta jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN) dari Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dissosp3appkb) Kabupaten Klaten.

Rangkaian prosesi diawali dengan Laporan Perwira Upacara kepada Inspektur Upacara, dilanjutkan pembacaan Naskah AKRS oleh Inspektur Upacara, mengheningkan cipta, penyalaan obor serta lilin di atas pangkuan makam pahlawan, pembacaan doa, dan diakhiri dengan penghormatan akhir kepada arwah para pahlawan. Tepat saat jarum jam menunjuk pukul 00.00 WIB pada tanggal 17 Agustus 2026, suasana khidmat menyelimuti seluruh area TMP.
Nyala obor yang temaram dan gelapnya malam menyatu, memancarkan aura penghormatan mendalam bagi para pahlawan kusuma bangsa baik dari unsur angkatan bersenjata, pejuang rakyat, maupun para pahlawan tak dikenal yang telah gugur menyerahkan jiwa dan raga demi mempertahankan Negara Kesatuan Republik Indonesia dari penjajahan. Bagi seluruh peserta yang hadir, prosesi AKRS ini bukan sekadar agenda seremoni tahunan, melainkan momen spiritual untuk mengenang jasa dan keteladanan para pahlawan, sekaligus menyegarkan kembali komitmen pengabdian kepada bangsa dan negara melalui karya nyata serta pelayanan terbaik bagi masyarakat Kabupaten Klaten.

What's Your Reaction?




